Teknik Membaca Artikel Jurnal

Jurnal atau artikel ilmiah merupakan jenis tulisan yang tersusun secara sistematis. Untuk memahami konten dari jurnal ilmiah, dibutuhkan teknik khusus agar pesan yang tertuang dalam konten artikel dapat dipahami.

#1 Memahami Struktur Artikel Ilmiah

Setiap artikel ilmiah ditulish berdasarkan kebijakan tertentu dari penerbit (publisher) jurnal. Namun, mayoritas artikel ilmiah akan menerapkan struktur IMRDC atau introduction yang kurang lebih berisi alasan-alasan mengapa penelitian tersebut dilakukan, methodology yang menjelaskan bagaimana data penelitian didapatkan dan diolah, result yang menginformasikan temuan penelitian, discussion yang membandingkan hasil penelitian yang dilakukan (result) dengan hasil penelitian-penelitian terdahulu, dan conclusion yang berisikan ringkasan umum dari hasil penelitian.

Pada umumnya, seseorang membaca artikel ilmiah adalah untuk mengetahui hasil temuan dari penelitian tersebut. Selain itu, pembaca artikel juga biasanya ingin mengetahui jenis metode serta teori atau kajian literatur yang digunakan untuk menunjang penelitian tersebut. Dengan mengetahui struktur umum dari artikel ilmiah, pembaca akan lebih mudah untuk melakukan pencarian informasi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pembaca.

Jenis-jenis Artikel Ilmiah

Diadopsi dari research4life, berikut ini merupakan jenis-jenis artikel ilmiah:

  1. Original article
  2. Case report
  3. Technical notes
  4. Pictorial essay
  5. Review
  6. Commentary
  7. Editorial

Masing-masing dari jenis artikel ilmiah tersebut diatas memiliki karakter tersendiri.

#2 Teknik SRIS

Teknik SRIS disarankan oleh Elsevier. SRIS merupakan akronim dari skimming, re-read, interpret, dan summarize.

Skimming

Pembaca sekalian dapat mengaplikasikan teknik skimming jika tujuan pembaca adalah untuk mendapatkan gambaran umum dari sebuah artikel ilmiah. Dalam melakukan skimming, pembaca sekalian diharapkan dapat mengetahui beberapa kata kunci yang menjadi fokus penelitian. Pembaca sebaiknya fokus pada keterkaitan dari beberapa variabel penting atau kata kunci yang pembaca dapatkan.

Purugganan dan Hewitt menyarankan agar pembaca artikel ilmiah memperhatikan kata atau frase penting yang digunakan oleh penulish jurnal. Beberapa contoh dari kata atau frase penting yang dimaksud antara lain:

  1. it is concluded that
  2. it is hypothesized
  3. therefore
  4. it is surprisingly
  5. in contrast with

Kata atau frase-frase tersebut diatas sangat penting untuk digaris bawahi mengingat kalimat dibelakang kata atau frase tersebut biasanya mengandung poin penting terkait dengan variabel yang diteliti.

Re-read

Selanjutnya, ulangi prosedur membaca cepat sekali lagi guna memastikan bahwa informasi yang didapatkan tenal benar-benar sesuai dengan apa yang tertulis dalam artikel. Dalam membaca, gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut ini sebagai pemandu.

  1. Masalah apa yang penulis jurnal coba ungkapkan/selesaikan?
  2. Apakah temuan penelitian didukung oleh fakta ilmiah?
  3. Apakah jumlah sampel atau partisipan penelitian representatif?
  4. Faktor-faktor apa saja yang berpotensi mempengaruhi hasil penelitian?

Interpret

Pada bagian ini, pembaca diharapkan mampu untuk melakukan interpretasi berdasarkan 2 aktivitas yang telah dilakukan sebelumnya, yakni skimming dan re-read. Selanjutnya, perhatikan gambar, tabel, dan grafik (jika ada). Cobalah untuk menginterpretasi makna dari gambar, tabel, serta grafik sebelum melihat judul gambar, tabel, dan grafik guna menguji pemahaman pembaca - apakah telah sesuai dengan apa yang tercantum ataukah belum.

Summarize

Pada bagian ini, pembaca sekalian diharapkan untuk membuat kesimpulan sendiri berdasarkan pemahaman pembaca setelah membaca jurnal ilmiah. Bandingkan kesimpulan yang pembaca sekalian dapatkan dengan kesimpulan penulis jurnal tersebut. Jika kurang lebih sama, maka pembaca sekalian terindikasi telah memahami konten artikel tersebut dengan baik. Namun jika terdapat poin dari kesimpulan yang berada diluar dari perkiraan atau prediksi pembaca sekalian, atau mungkin bertolak belakang, maka segera lakukan re-check untuk menganalisis letak kesalahan.