Structure of Academic Article

Lesson berikut ini mengulas strategi mengevaluasi academic article yang dalam hal ini dikhususkan kepada jurnal ilmiah.

General Structure Academic Article

Jurnal merupakan salah satu jenis tulisan yang disusun secara tersistematis dan terstruktur berdasarkan kaidah-kaidah yang ilmiah (academic writing). Bentuk sistematisasi dari academic article dapat dilihat dari struktur pembentuknya yang secara umum terdiri dari (1) abstract; (2) Indtroduction; (3) Methodology; (4) Results/Findings; (5) Conclusion & Suggestion; serta (6) Reference. Berikut ini penjabaran dari masing-masing bagian tersebut.

Abstract

Didalam jurnal ilmiah, terdapat satu paragraf - dikenal dengan istilah "Abstract" - yang terletak dibawah judul artikel/jurnal yang biasanya ditulis dalam 200 hingga 300 kata. Secara sederhana, abstract menginformasikan keseluruhan isi artikel. Abstrak dapat diibaratkan sebagai ringkasan penelitian dalam satu paragraf. Diharapkan agar garis besar keseluruhan penelitian yang ditulis dalam jurnal akademik dapat ditangkap pembaca hanya dengan membaca abstrak.

Didalam abstrak jurnal, poin yang biasanya dicakup antara lain:

  • Introduction: Bagian ini biasanya ditulis dalam 1-2 kalimat dan diletakkan diawal dan dapat ditulis dalam present tense atau past tense.
  • Methodology: Bagian ini biasanya ditulis dalam 1-2 kalimat dan ditulis dalam past tense.
  • Result: Bagian ini biasanya ditulis dalam 1-3 kalimat - tergantung dari ragam variabel penelitian dan dapat ditulis dalam present tense atau past tense.
  • Keyword: Berisi kata kunci penelitian yang diekstrak dari variabel penelitian.

Introduction/Background

Bagian ini menginformasikan latar belakang mengapa sebuah penelitian penting (important) dan/atau mendesak (urgent) untuk dilakukan. Penelitian yang baik adalah penelitian yang dilakukan atas dasar penting dan mendesak. Olehnya, poin tersebut selalu dijadikan patokan pertama dalam pengajuan penelitian (misal: skripsi, thesis, disertasi).

Selain itu, bagian ini juga memuat pertanyaan penelitian yang secara istilah dikenal dengan research questions atau problem statements; tergantung dari desain penelitian yang digunakan.

Bagian ini memuat teori-teori yang dijadikan sebagai pedoman atau pegangan dalam melakukan penelitian. Dalam pemilihan literatur, peneliti perlu menyertakan kutipan sebagai bentuk keilmiahan dari penelitian yang ia lakukan.

Methodology (Method)

Bagian ini memuat desain penelitian, instrumen penelitian, dan teknik analisis data. Desain penelitian yang umum digunakan adalah qualitative dan quantitative. Keduanya berbeda secara paradigma dan memiliki karakteristik masing-masing. Instrumen penelitian merujuk kepada alat yang digunakan dalam menjawab pertanyaan penelitian (research questions/problem statements). Beberapa instrumen yang populer digunakan adalah interview (wawancara), questionnaire (angket/kuesioner), observation (pengamatan) dan test (tes/ujian). Selanjutnya, teknik analisis data mencakup bagaimana data yang didapatkan dari instrumen penelitian diolah dan diinterpretasi.

Result (Findings)

Bagian ini memuat temuan-temuan penelitian yang dijabarkan berdasarkan pertanyaan penelitian research question atau problem statement. Pada bagian ini, jawaban dari setiap fokus penelitian harus terjawab secara ilmiah.

Discussion

Pada bagian ini, peneliti atau penulis jurnal mengelaborasi hasil penelitian yang ia temukan dengan teori-teori yang ia gunakan sesuai dengan yang tertera pada bagian literature review. Secara sederhana, bagian ini menjelaskan dimana posisi penelitian diantara literature yang digunakan; misalnya apakah hasil penelitian mendukung, mengkonfirmasi, memverifikasi, ataukah menolak temuan-temuan penelitian sebelumnya.

Conclusion & Suggestion

Pada bagian conclusion, peneliti menginformasikan poin-poin penting dari penelitian sementara pada bagian suggestion disajikan saran-saran kepada peneliti selanjutnya.

Reference

Bagian ini memuat seluruh rujukan yang digunakan dalam penelitian yang ditulis berdasarkan format tertentu (misal: APA Style, harvard, Vancouver, Chicago, Elsevier, dll). Secara umum, bagian ini memuat (1) nama penulis artikel yang dijadikan sebagai rujukan yang ditulis dengan format "nama belakang, nama depan" (misal: Michael, J.); (2)tahun terbit/rilis; (3)judul publikasi buku/jurnal; (4) penerbit (publisher); (5) ISBN untuk buku dan ISSN untuk Jurnal; dan keterangan penting lainnya tergantung dari jenis artikel yang dikutip.