Present Participle

Pada lesson kali ini, anda akan mempelajari tentang present participle, mengidentifikasi present participle dalam kalimat (dalam abstrak jurnal), dan

Present Participle: Definisi & Ragam Fungsi

Present participle adalah kata yang dibentuk dari verb (kata kerja) dengan akhiran -ing - contohnya reading, writing, working, dan sebagainya. Didalam kalimat, present participle dapat berfungsi sebagai (1) bagian dari predikat; (2) sebagai gerund (kata kerja yang memiliki fungsi sebagai kata benda); dan (3) sebagai adjective (kata sifat).

Tidak semua kata dalam bahasa Inggris yang berakhiran ing merupakan present participle. "During" adalah salah satu contohnya.

#1 Sebagai Bagian dari Predikat

Present participle menjadi bagian dari predikat ketika ia didahului oleh be atau to be (am/are/is/was/were). Pola kalimat tersebut (be atau to be (am/are/is/was/were) diikuti present participle) dikenal dengan aspect progressive atau continuous (past continuous/pogressive, present continuous/pogressive atau future continuous/pogressive).

  1. ..... they say that they are already using it in class1.
  2. ..... PSTs are using Internet tools along with myriad other sources .....2
  3. We are encouraged when our PSTs are not acting simply as technicians, instead they are curating and adapting2.

Pada contoh 1 diatas, present participle using berperan sebagai bagian dari kata kerja dalam kalimat present progressive atau present continuous karena present participle using didahului oleh be/to be are. Penggunaan be/to be are menandakan bahwa kalimat tersebut ber-tense present sementara penggunaan present participle using menandakan bahwa aspect dari tense yang digunakan berbentuk progressive atau continuous. Demikian halnya pada contoh ke-2 dan contoh ke-3.

Pola predikat kalimat yang dibentuk dari be diikuti oleh present participle bermakna bahwa peristiwa/aktivitas tersebut merupakan peristiwa/aktivitas yang "sedang terjadi"; tergantung dari jenis Tense & Aspect yang digunakan. Jika menggunakan tense "past" maka kalimat tersebut mengindikasikan bahwa peristiwa/aktivitas yang dimaksud sedang berlangsung/terjadi pada konteks waktu lampau; tense "present" mengindikasikan sedang terjadi dalam konteks waktu sekarang; dan tense "future" mengindikasikan akan sedang terjadi dimasa mendatang.

CATATAN: Dalam aspect continuous atau progressive, adverb bisa saja berada diantara be/to be dengan present participle. Pada contoh nomor 1, adverb already berada diantara be/to be are dan present participle using - "are already using".

#2 Sebagai Gerund

Gerund - kata kerja yang dibendakan - merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada present participle dengan fungsinya sebagai kata benda. Meskipun gerund dibentuk dari kata kerja dengan akhiran -ing, fungsinya persis sama dengan fungsi noun (kata benda) - yakni dapat mengisi posisi subjek dan objek kalimat. Berikut beberapa contoh penggunaannya.

  1. The findings show that the most powerful predictor of high job satisfaction among SCTs is the availability of support whereas the most powerful predictor among FCTs is workload.
  2. In both Australia and Malaysia where there is strong central oversight of education, reflective thinking is promoted as integral to an effective pedagogy that leads to good quality learner outcomes.

Pada contoh pertama diatas, findings - dibentuk dari verb (kata kerja) find dengan akhiran -ing - merupakan contoh present participle sebagai gerund karena kata tersebut (findings) berposisi sebagai subjek kalimat dengan predikat show. Demikian halnya dengan contoh ke-2 diatas, dimana thinking - dibentuk dari verb (kata kerja) think dengan akhiran -ing yang berposisi sebagai subjek kalimat dengan predikat is promoted. Pada contoh 2, gerund thinking diberi sifat oleh adjective reflective sehingga subjek kalimat tersebut adalah subjective thinking (pemikiran yang subjektif).

#3 Sebagai Modifier

Sebagai modifier, present participle berfungsi untuk menerangkan atau memberi penjelasan kepada noun dibelakangnya.

  1. Beginning student teachers’ educational ideals.
  2. Teacher education is a leading issue in education research, and creativity has been targeted as an important goal in teacher education.

Untuk contoh pertama diatas, kata berakhiran ing - dalam hal ini beginning - berposisi sebagai kata sifat yang menjelaskan noun phrase student teachers’ educational ideals yang berada dibelakangnya.

Demikian halnya dengan contoh kedua dimana leading berfungsi untuk menjelaskan lebih detail noun issue yang berada dibelakangnya.

Tabel berikut menggambarkan bagaimana present participle sebagai adjective (modifier) menjelaskan noun atau noun phrase dibelakangnya.

head arti modifier + head arti
student teachers’ educational ideals cita-cita pendidikan asisten guru beginning student teachers’ educational ideals cita-cita pendidikan asisten guru (yang masih) baru/pemula
issue in education research isu dalam penelitian pendidikan leading issue in education research isu (yang) utama dalam penelitian pendidikan

#4 Sebagai Subject Complement

Present participle dikatakan sebagai subject complement apabila present participle berada dibelakang be verb dimana konteks kalimat menyatakan keadaan - bukan menyatakan sesuatu yang sedang berlangsung.

Example Comment
Subject Complement The lecturer is amazing Dosen tersebut luar biasa
He is not boring Dia (pria) tidak membosankan
Predicate (Continuous Form) He is teaching English Dia sedang mengajar bahasa Inggris
His students are learning English Mahasiswa(i)nya sedang belajar bahasa Inggris

TIPS: Membedakan Present Participle sebagai Gerund dengan Present Participle sebagai Modifier

Secara struktural, present participle sebagai gerund terlihat sama dengan present participle sebagai modifier - yakni dibentuk dengan pola "personal pronoun + infinitive + present participle + noun". Untuk membedakan keduanya, ketahui head dari noun phrase-nya.

  • Present Participle sebagai Gerund: She loves reading journal
  • Present Participle sebagai Modifier: She reads interesting journal
Personal Pronoun Infinitive Present Participle Noun
GERUND She loves reading journal
MODIFIER She reads interesting journal

Jika kita analisis secara sintaksis, bagian yang berpotensi membingungkan dari dua kalimat diatas ada pada reading journal dan interesting journal. Untuk dapat membedakan dua poin ini, Anda perlu mengetahui head dari masing-masing frasa. Poin yang ditekankan (head) pada frasa reading journal terletak pada reading-nya sementara poin yang ditekankan (head) pada interesting journal ada pada journal-nya. Gunakan teknik berikut untuk mengetahui head dari frasa.

Question Answer Mark
1 What do you love? reading
What do you love? journal
2 What do you read? journal
What do you read? interesting

  1. Kimhi Y., & Geronik, L. 2019 (p. 8). Creativity Promotion in an Excellence Program for Preservice Teacher Candidates. Journal of Teacher Education, 1–13. DOI: 10.1177/0022587119873863 ↩︎

  2. Amanda G. Sawyer, Katie Dredger, Joy Myers, Susan Barnes, Reece Wilson, Jesse Sullivan, & Daniel Sawyer. 2019 (p. 16). Developing Teachers as Critical Curators: Investigating Elementary Preservice Teachers’ Inspirations for Lesson Planning. DOI: 10.1177/0022487119879894 ↩︎ ↩︎