Phrase

Phrase (frasa) merupakan kelompok kata yang berdiri sebagai unit konseptual dan biasanya membentuk komponen clause (klausa).

Untuk lebih mudah memahami Lesson ini, Anda perlu menguasai Lesson berjudul:

  1. Noun
  2. Adjective
  3. Adverb
  4. Preposition
  5. Past Participle
  6. Present Participle

Terdapat beberapa jenis phrase (frasa) yang dikenal dalam bahasa Inggris.

Noun Phrase

Seperti layaknya noun, noun phrase dapat menempati posisi subject dan/atau objek dan berfungsi layaknya noun. Sederhananya, noun phrase merupakan noun yang terdiri dari beberapa (lebih dari satu) kata. Dalam hal ini, jika "student" adalah noun, maka "the students", "teacher education" dan "primary school teacher education study program" adalah contoh-contoh noun phrase.

Kata tercetak tebal adalah contoh noun phrase.

The affordance of online communication and collaboration technology provides a forum for preservice teachers, practicing teachers, and teacher educators to engage in authentic discourse where multiple perspectives can be shared. This qualitative case study explores the perceptions and experiences of embedded experts in a global learning community that occurred over a 12 year period. The study was designed using the Online Collaborative Learning Framework developed by the authors in 2006......1

Setiap noun phrase pasti memiliki "head" atau noun inti dari sebuah noun phrase. Bahasa Inggris merupakan tipikal bahasa berorientasi head-final language; yang artinya bahwa head-nya kebanyakan ditempatkan dibagian belakang. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang dengan tipikal head-initial language dimana head-nya selalu berada dibagian depan. Oleh karena itu, penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia - dan sebaliknya - dibaca dari belakang; misalnya pada contoh berikut.

  • Blue sky => Langit biru
  • Sky blue => Biru langit
  • Race horse => Kuda pacuan
  • Horse race => Pacuan kuda

Terkait penentuan singular atau plural dari sebuah noun phrase, noun yang diubah kedalam bentuk plural adalah noun yang menjadi head (inti) dari sebuah noun phrase.

  • qualitative case study => it / it
  • qualitative case studies => they / them

Posisi Noun Phrase Didalam Kalimat

Seperti yang telah disinggung pada paragraf pembuka diatas bahwa noun phrase merupakan noun yang terdiri dari beberapa kata (kumpulan kata). Oleh karena itu, noun phrase dapat menempati posisi subject, object dan complement dalam kalimat.

Sebagai Subject

  • The students and their lecturers learn outside the classroom

Pada contoh kalimat diatas, phrase atau kumpulan kata yang diidentifikasi sebagai noun phrase adalah The students and their lecturers. Karena dapat dikonversi menjadi personal pronoun they (dalam hal ini subjective pronoun), maka jelas bahwa phrase tersebut merupakan noun phrase.

CATATAN: Pronoun & noun pada dasarnya sama secara fungsi. Keduanya dapat menempati posisi subject dan object dan sama-sama dapat merujuk kepada benda. Perbedaannya, personal pronoun lebih dikhususkan kepada animate object atau benda hidup (manusia). Frasa (phrase) yang dapat mengisi posisi subject dan/atau object adalah noun phrase.

Sebagai Direct Object & Indirect Object

Secara sederhana, direct object merujuk pada objek yang langsung atau tepat berada setelah predikat sementara indirect object merupakan object dari kalimat yang letaknya tidak tepat setelah predikat kalimat.

  1. Direct Object: She reads the journal abstract
  2. Indirect Object: The lecturer asked the students some questions

Pada contoh soal nomor 1 diatas, noun phrase the journal abstract merupakan direct object karena terletak langsung setelah predicate reads. Berbeda hlnya dengan contoh nomor 2 yang predikat dan objek kalimatnya diantarai oleh noun phrase the students.

Menentukan object kalimat: Untuk menentukan object kalimat, perhatikan contoh nomor 2 diatas. Pada contoh kalimat tersebut, yang ditanya (asked) oleh "the lecturer" adalah "some questions" - bukan "the students". Untuk memahami poin ini, Anda perlu menguasai Lesson yang berkenaan dengan predikat kalimat; Verb & Concord.

Sebagai Complement

Noun phrase juga dapat mengisi posisi sebagai complement dalam kalimat.

  • She is a student
  • He is the English lecturer

Pada kedua contoh diatas, a student (contoh pertama) dan the English lecturer (contoh kedua) dikatakan sebagai complement (lebih spesifik lagi sebagai subject complement) karena keduanya merujuk kembali kepada subjek kalimat. Fungsi dari complement adalah melengkapi predikat kalimat yang mana ia merujuk kembali kepada subjek atau kata sebelum predikat.

Infinitive Phrase

Infinitive phrase merupakan kumpulan kata yang mengandung to yang diikuti oleh verb.

  • To get doctoral degree is my goal
  • I want to learn English effectively
  • He went to campus to learn English

Pada contoh diatas, masing-masing infinitive phrase mengandung object of infinitive phrase. Pada contoh pertama, noun phrase "doctoral degree" merupakan object dari infinitive phrase "to get" sementara object dari infinitive phrase pada contoh kedua dan ketiga adalah noun "English".

Adjectival Phrase (Adjective Phrase)

Layaknya noun phrase yang berfungsi sebagai noun, adjective phrase juga merupakan kumpulan kata yang head-nya adalah berupa adjective dan berfungsi layaknya adjective - yakni menerangkan noun, noun phrase dan/atau pronoun. Frasa tercetak tebal merupakan contoh dari adjectival phrase.

  • It is extremely interesting journal
  • The examination was totally easy for me
  • The cake delivered by my friend is fresh from the oven
  • All students majoring Primary School Teacher Education are incredibly smart

Contoh-contoh diatas mendemonstrasikan adjectival phrase yang menerangkan/menjelaskan/memberi sifat pada noun/noun phrase.

Berikut ini contoh yang dikutip dari abstrak jurnal. Kata tercetak tebal adalah adjective phrase. Kata tercetak miring adalah noun/noun phrase yang disifati oleh adjective phrase.

.......Subsequent validation tests confirmed that the proposed learner participation profiles were sufficiently distinct from one another in terms of message quality and final score. Study 2 demonstrated how the profiling method might be duplicated in various online collaborative learning contexts.......2

Participial Phrase

Terdapat dua jenis participial phrase - present participial phrase dan past participial phrase.

Mengingat present participle merupakan kata yang dibentuk dari kata kerja (verb) berakhiran -ing - contohnya learning; sementara past participle merujuk pada kata yang dibentuk dari kata kerja (verb) yang perubahan bentuk regulernya berakhiran -ed - contohnya learned, maka present participial phrase merujuk pada kumpulan kata yang head-nya berupa present participle sementara past participial phrase merujuk pada kumpulan kata yang head-nya berupa past participle.

Secara sederhana, participial phrase merujuk kepada kumpulan kata yang menerangkan pronoun, noun atau noun phrase.

Berikut ini contoh penggunaan participial phrase yang dikutip dari abstrak jurnal.

  • This research, carried out in the academic year 2018/2019, involved 183 Italian students enrolled on the bachelor's degree in Primary Education Sciences at the University of Salerno attending the course "School experimentation and educational planning"3.

Pada contoh diatas, terdapat 5 buah participle; masing-masing 3 past participle (carried, involved dan enrolled) dan 2 present participle (attending dan planning). Berikut ini analisis dari masing-masing kumpulan kata yang mengandung participle.

  1. Frasa "carried out in the academic year 2018/2019" merupakan past participial phrase karena (1) head dari phrase tersebut adalah berupa past participle; dan (2) phrase tersebut merujuk kepada subjek kalimat - dalam hal ini "this research" yang berupa noun phrase.
  2. Past participle kedua - involved - dalam hal ini bukan merupakan bagian dari past participial phrase melainkan merupakan main verb kalimat dari subjek "this research".
  3. Phrase "enrolled on the bachelor's degree in Primary Education Sciences" merupakan past participial phrase karena (1) head dari phrase tersebut adalah berupa past participle; dan (2) frasa tersebut menjelaskan atau merujuk kepada noun phrase "183 Italian students" yang merupakan objek dari kalimat berjenis noun phrase.
  4. Phrase "attending the course "School experimentation and educational planning"" merupakan present participial phrase karena (1) head dari phrase tersebut adalah berupa present participle; dan (2) phrase tersebut merujuk kepada noun phrase "183 Italian students" yang merupakan objek kalimat.

Participial Phrase vs Adjective Clause

Participial phrase dapat dikonversi menjadi adjective clause dengan cara menambahkan relative pronoun (who, which, that) dan helping verb "be" seperti yang terlihat pada tabel berikut. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan secara teliti setiap kata disekitar susukan kata yang akan diidentifikasi.

Contoh
PARTICIPIAL PHRASE The man standing in front of me was my English lecturer
This is the journal written by my lecturer
ADJECTIVE CLAUSE The man who was standing in front of me was my English lecturer
Journal which was written by my lecturer is now being presented by my students

Ke-4 contoh kalimat diatas nampak serupa. Perbedaannya hanya terletak pada who was dan which was. Dalam hal ini, "who" dan "which" adalah relative pronoun yang merupakan subject dari masing-masing relative clause diatas (who was standing dan which was written) sementara was merupakan predicate dalam masing-masing relative clause tersebut (who was standing dan which was written). Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut.

  • He is the man who teaches English
    • He merupakan subjek utama (main subject) dalam kalimat tersebut.
    • is merupakan predikat kalimat.
    • the man merupakan objek kalimat.
    • Clause "who teaches English" merupakan defining relative clause yang menjelaskan the man.
    • Defining relative clause adalah susunan kata yang mengandung subject dan predicate yang digunakan untuk memperjelas pronoun, noun atau noun phrase - dalam hal ini, defining relative clause "who teaches English" memperjelas noun phrase "the man".
    • "Who teaches English" dikategorikan sebagai clause karena terdiri dari subject & predicate.
    • Relative pronoun (who, which, that) dapat menjadi subject dalam defining relative clause.
    • Relative pronoun who merupakan subject dalam clause "who teaches English".
    • Predicate dari clause tersebut adalah "teaches".

Participial Phrase vs Gerund Phrase

Present participial phrase digunakan untuk menjelaskan pronoun, noun atau noun phrase sementara gerund phrase berfungsi sebagai subject/object kalimat dan dapat dikonversi kedalam subjective pronoun. Oleh karena itu, gerund phrase sinonim dengan noun phrase. Perbedaan gerund phrase dengan noun phrase hanya terletak pada headword-nya saja dimana headword dari gerund phrase adalah berupa participle. Contoh dari gerund phrase adalah "Reading book in the library is my hobby" atau "My hobby is reading book in the library".

NOTE: Participial phrase selalu berbentuk adverbial atau adjectival

Contoh
PARTICIPIAL PHRASE The man standing in front of the students is my English lecturer
Journal written by my lecturer is being presented
GERUND PHRASE Standing in front of the students makes you look like a lecturer
Presenting the journal written by my lecturer is allowed

Untuk menguji sebuah phrase - apakah tergolong participial phrase atau berupa gerund phrase - ubah phrase tersebut menjadi subjective pronoun. Jika kalimatnya tetap memiliki makna, maka phrase tersebut adalah gerund phrase.

Contoh Pengujian
PARTICIPIAL PHRASE The man standing in front of the students is my English lecturer The man it is my English lecturer
Journal written by my lecturer is being presented Journal it by my lecturer is being presented
GERUND PHRASE Standing in front of the students makes you look like a lecturer It makes you look like a lecturer
Presenting the journal written by my lecturer is allowed It is allowed

Adverbial Phrase (Adverb Phrase)

Adverb phrase merujuk pada kumpulan kata yang berfungsi layaknya adverb - yakni untuk menjelaskan atau memberi keterangan pada verb (kata kerja). Dalam penggunaannya, adverb juga dapat disandingkan dengan adverb lainnya serta dengan adjective untuk memberi keterangan pada noun atau noun phrase.

  1. He drinks coffee when he hears the sound of the rain
  2. She is so happy that she smiles everytime

Terdapat beberapa jenis adverbial phrase, beberapa diantaranya adalah adverbial phrase of time, adverbial phrase of place, adverbial phrase of manner, adverbial phrase of frequency dan adverbial phrase of linking.

Adverbial Phrase of Contoh
Time next Sunday, next month, next January, next semester
Place on the wall, in the classroom, in campus
Manner very quickly, very effectively, very accurately,
Indefinite Frequency always, never, often, rarely, usually, generally
Definite Frequency monthly, annually, biannually
  1. The lecturer will teach English next week
  2. The lecturer will meet the students in the next 7 days

Pada contoh 1 diatas, adverbial prase "next week" merujuk kepada verb "will teach". Demikian halnya pada contoh 2 dimana adverbial phrase "in the next 7 day" merujuk kepada verb "meet". Disini, adverbial phrase me-modify atau menyasar verb (kata kerja).

NOTE: Kebanyakan adverbial phrase merupakan prepositional phrase yang berfungsi sebagai adverb. Terkadang, prepositional phrase juga berfungsi seperti adjectival phrase misalnya dalam contoh pernyataan "I saw a woman in black jeans" dimana in black jeans merupakan prepositional phrase yang berfungsi sebagai adjectival phrase yang memberi keterangan pada noun phrase "a woman".

Prepositional Phrase (Preposition Phrase)

Prepositional phrase merujuk kepada kumpulan kata yang berfungsi sebagai kata tunjuk (preposition) yang menunjukkan tempat, waktu, dan kondisi. Jenis phrase ini dapat ditandai dengan adanya preposition sebagai head dan diikuti oleh object of preposition (dapat berupa pronoun, noun dan noun phrase). Prepositional phrase berfungsi serupa seperti adjective yang memberi sifat pada pronoun, noun atau noun phrase; dan juga dapat berfungsi sebagai adverb yang menerangkan verb. Beberapa contohnya adalah:

  • Book is on the table ⮕ prepositional phrase of place
    • Prepositional phrase on the table menerangkan noun book
  • The students and the lecturer are in the classroom ⮕ prepositional phrase of place
    • Prepositional phrase in the classroom menerangkan noun phrase the students and the lecturer
  • He teaches his students with fervor
    • Prepositional phrase with fervor menerangkan verb teaches

Berikut contoh prepositional phrase yang dikutip dari abstrak jurnal.

  • Drawing on pragmatic sociology, the authors present analyses of media texts from 2008 to 2017 that identify the justification frameworks teachers mobilized to critique a prominent US evaluation policy and defend teaching as a complex craft4.
    • Prepositional phrase of time
  • We conducted a survey among a sample of 261 primary school teachers from 115 schools, that included open and closed questions5.
    • Prepositional phrase of place
  • Interviews were conducted with twelve Early Childhood teacher educators at a Swedish University6.
    • Prepositional phrase of place
  • Teachers who emphasize knowledge acquisition utilize assessments in their classes more frequently; those who prioritize critical thinking and argumentation are comparatively more likely to use civically stimulating pedagogy7.
    • Prepositional phrase of place

Adverbial Phrase vs Prepositional Phrase ⮕ secara struktur, adverbial phrase terlihat mirip dengan prepositional phrase - seperti pada contoh frasa "on the table" yang dapat menjadi adverbial phrase of place dan dapat pula menjadi prepositional phrase.

Prepositional phrase merupakan susunan kata yang head-nya (intinya) adalah berupa preposisi (misalnya on, at, up, above, under, between, dll) dan berakhiran pronoun, noun atau noun phrase. Ketika frasa tersebut menjawab pertanyaan "when?", "where?", "how?" atau "why?", maka frasa tersebut merupakan adverbial phrase.

Appositive Phrase

Appositive phrase merujuk kepada kumpulan kata (phrase) yang berada diantara dua koma yang merujuk kembali kepada pronoun dan/atau noun.

  1. Andi, my classmate, is now presenting his topic
  2. Andi and Sarah, my neighbours, went to Surabaya yesterday

Pada kedua contoh diatas, frasa yang berada diantara dua koma (,) merujuk kembali kepada subjek kalimat. Dalam contoh pertama, "my classmate" merujuk kembali kepada Andi sementara pada contoh kedua, "my neighbours" merujuk kembali kepada "Andi and Sarah".


  1. Embedded experts in online collaborative learning: A case study by Jennifer Lock & Petrea Redmond ↩︎

  2. Learner participation profiles in an asynchronous online collaboration context by Min Kyu Kim & Tuba Ketenci ↩︎

  3. The DynaMap Remediation Approach (DMRA) in online learning environments by Antonio Marzano & Sergio Miranda ↩︎

  4. Contesting quality teaching: Teachers’ pragmatic agency and the debate about teacher evaluation by Dorothea Anagnostopoulos, Suzanne Wilson & Sian Charles-Harris ↩︎

  5. Under pressure? Primary school teachers’ perceptions of their pedagogical practices by Michelle M. Gemmink, Marjon Fokkens-Bruinsma, Ietje Pauw & Klaas van Veen ↩︎

  6. On the complexities of educating student teachers: teacher educators’ views on contemporary challenges to their profession by Birgitte Malm ↩︎

  7. Educational beliefs matter for classroom instruction: A comparative analysis of teachers’ beliefs about the aims of civic education by Frank Reichert, Dirk Lange & Leo Chow ↩︎