PARS (Preview, Ask, Read & Summarize) Reading Strategy

Lesson kali ini mengulas tentang teknik/strategi membaca PARS (preview, ask, read & summarize).

Manfaat Teknik Membaca PARS untuk Mahasiswa

Sebagai mahasiswa yang pada akhir studi diwajibkan untuk membaca banyak literatur ilmiah, teknik membaca PARS dapat sangat berguna dalam membantu memahami teks/literatur yang akan digunakan sebagai referensi dalam skripsi. Selain itu, teknik membaca PARS juga dapat membuat kegiatan membaca literatur ilmiah menjadi sangat efektif dan efisien. Efektif berarti Anda mendapatkan apa yang ingin Anda tahu dari literatur dan efisien berarti Anda dapat menghemat waktu dalam membaca.

"PARS" merupakan singkatan/akronim dari Preview, Ask, Read dan Summarize. Berikut penjabaran dari masing-masing fase tersebut.

Preview

Pada bagian ini, Anda melakukan preview atau melihat sekilas konten dari teks/literatur. Dalam melakukan preview, Anda dapat menerapkan teknik membaca "Skimming & Scanning" untuk mendapatkan ide pokok dari teks/literatur.

Preview bertujuan untuk menangkap ide pokok dari teks/literatur. Dengan demikian, sebelum membaca Anda telah mengetahui tentang apa teks/literatur tersebut dan saat membaca Anda telah mendapatkan gambaran umum tentang isi teks.

Adapun poin-poin dalam teks/literatur yang biasanya di-preview adalah judul, sub-judul, dan visual aids seperti bagian didalam teks yang dibuat berbeda secara tampilan fisiknya - misalnya kelompok kata atau kata yang dicetak miring, tebal dan garis-bawah; bagian yang ditulis didalam kolom, tabel, grafik, dsb.

Ask

Pada bagian ini, Anda menyusun pertanyaan berdasarkan hasil preview yang Anda lakukan sebelumnya. Menyusun pertanyaan sebelum membaca nantinya akan menjadi panduan untuk Anda dalam membaca. Hal ini sangat berguna untuk menjaga fokus Anda selama membaca.

Berikut ini disajikan contoh teks/literatur yang disadur dari jurnal dengan judul "The quality of teacher feedback matters: Examining Chinese teachers’ use of feedback strategies in preschool math lessons" oleh Bi Ying Hu, Yuanhua Li, Xiao Zhang, Sherron K. Roberts & Ginny Vitiell.

This study examined 69 Chinese preschool teachers’ use of feedback strategies in their math lessons. Guided by the Initiation-Response-Follow-up (IRF) framework, math lessons were coded using quality feedback strategies in CLASS (CLASS-PreK; Pianta et al., 2008). Specifically, the frequency of teachers’ feedback strategies as well as their effectiveness of engaging children in higher-order thinking were examined. Results showed that teachers were quite familiar with the use of feedback strategies such as recognition, back-and-forth exchanges, and teacher persistence. Moreover, in terms of promoting children’s critical thinking, teachers were ineffective when scaffolding and querying children’s responses and actions.

Pada sesi ask (sebelum mulai membaca), Anda dapat menyusun pertanyaan berdasarkan 5W1H (what, when, where, why, who dan how) seperti:

  1. Variabel apa yang dibahas oleh peneliti/penulis?
  2. Bagaimana peneliti/penulis mencari/mengumpulkan data penelitian?
  3. Apa temuan/hasil penelitian tersebut?

Read

Pada bagian ini, Anda mulai membaca teks berdasarkan panduan dari daftar pertanyaan yang telah Anda susun sebelumnya. Selagi membaca, carilah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah Anda susun sebelum membaca.

Dari contoh abstrak diatas, berikut contoh jawaban dari contoh pertanyaan yang telah disusun.

  1. The use/application of teachers' feedback strategies in math lessons.
  2. The math lessons are coded using quality feedback strategies based on "CLASS" proposed by Pianta, et al., (2008).
  3. Teachers are quite familiar with the application of feedback strategies such as recognition, back-and-forth exchanges and teacher persistence. Regarding students' critical thinking, teachers are inefective when scaffolding and querying students' responses and actions.

Summarize

Pada bagian ini, Anda menyimpulkan konten dari teks yang Anda baca. Berikut contoh kesimpulan berdasarkan contoh teks/literatur diatas.

Bi Ying Hu et al examined the application of teachers' feedback strategies in math lesson through "CLASS" as proposed by Pienta et al., (2008). The research/study reveals that teachers are quite familiar with the application of feedback strategies such as recognition, back-and-forth exchanges and teacher persistence. Regarding students' critical thinking, teachers are inefective when scaffolding and querying students' responses and actions.