Noun

Lesson berikut ini mengulas definisi, jenis serta fungsi noun.

Definisi & Fungsi Noun

Noun merupakan kelas kata (kata yang ditandai dengan simbol (n) didalam kamus) yang merujuk pada orang, benda, tempat, dan/atau ide. Didalam kalimat, noun dapat menjadi subjek kalimat dan objek kalimat (penerima dari aksi (predikat)).

Noun & Tense

Materi tentang noun sangat penting untuk dikuasai karena (1) pemilihan predikat kalimat ditentukan oleh noun yang menjadi subjeknya; (2) noun merupakan salah satu unsur pembentuk utama dari kalimat - noun dapat mengisi posisi subjek/objek/komplemen kalimat; dan (3) Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa noun merupakan kelas kata terbanyak yang mengisi literatur akademik - jenis tulisan yang nantinya akan Anda gunakan sebagai literatur dalam penulisan skripsi - dalam hal ini jurnal ilmiah.

Tabel berikut menggambarkan penggunaan predikat berdasarkan subjeknya dalam masing-masing tense & aspect.

tense subject predicate object/complement
1. PRESENT University rankings have become increasingly popular
University ranking has become increasingly popular
PAST University rankings had become increasingly popular
University ranking had become increasingly popular
FUTURE University rankings will have become increasingly popular
University ranking will have become increasingly popular
2. PRESENT the authors consider how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
the author considers how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
PAST the authors considered how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
the author considered how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
FUTURE the authors will consider how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
the author will consider how Carol Dweck’s concept of growth mindset has been misconceptualised.
3. PRESENT they are meeting their legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
I am meeting my legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
she is meeting her legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
PAST they were meeting their legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
he was meeting his legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
FUTURE they will be meeting their legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).
he will be meeting his legal equality requirements as specified by the Equality Act (2010).

Jenis-jenis Noun

definisi contoh catatan
Proper Noun kata benda yang sudah tentu Indonesia, Makassar, Andi, Rudi jika tertulis, maka harus ditulis dengan huruf awal kapital
Common Noun kata benda yang umum dijumpai disekitar book, teacher, table,
Abstract Noun kata benda abstrak idea, feeling
Concrete Noun kata benda kongkrit (nyata secara fisik) table, chair, book
Countable Noun kata benda yang (dianggap) dapat dihitung students, lecturers
Non-countable Noun kata benda yang (dianggap) tidak dapat dihitung air, sugar lihat lampiran file
Collective Noun kata benda yang mewakili grup/kelompok family, group,
Compound Noun kata benda yang terdiri dari beberapa kata - dapat dibentuk dari kombinasi (1) "noun - noun"; (2) "adjective - noun"; (3) "present participle - noun"; (4) "preposition - noun"; (5) "noun - adjective"; (6) "noun - present participle", (7) "verb - preposition"; & (8) "noun - adjective" mailbox; whiteboard; swimming pool; twenty-year-old (1) mail (n) + box (n); (2) white (adj) + board (n); (3) swimming (pres. part) pool (n);

Countable Noun & Uncountable Noun

Istilah countable noun merujuk pada kata benda yang dapat dihitung sementara uncountable noun merujuk pada kata benda yang tidak dapat dihitung.

Untuk kata benda yang dapat dihitung (countable noun), perubahan dari bentuk tunggal (singular) ke jamak (plural) dilakukan dengan menambahkan akhiran -s, -es atau -ies pada noun.

Countable Noun Sebagai Singular Plural
SUBJECT The car runs slowly The cars run slowly
DIRECT OBJECT I send this book I send these books
INDIRECT OBJECT I send her this book I send her these books

Untuk mengubah jenis kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun) kedalam bentuk plural, dibutuhkan takaran. Dalam hal ini, uncountable noun tidak mendapatkan akhiran -s, -es atau -ies. Untuk menunjukkan bentuk pluralnya, takaran yang digunakan yang diubah kedalam bentuk plural (jamak).

Uncountable Noun Sebagai Singular Plural
SUBJECT I want a spoon of sugar! I want two spoons of sugar!
DIRECT OBJECT I need a glass of water I need some glasses of water
INDIRECT OBJECT I will send you a cup of coffee I will send you some cups of coffee

Selain itu, dalam kasus tertentu, terkadang noun dapat diklasifikasikan sebagai countable noun dan dapat pula diklasifikasikan sebagai uncountable noun (lihat tabel dibawah).

As Countable Noun As Uncountable Noun
She ate some cakes She has some cake
Some lights goes off She scared because the lack of light
I want two sugars, please She adds some sugar to my coffee

NOTE: Countable noun karena mendapatkan akhiran -s, -es atau -ies. Uncountable noun karena bentuk plural-nya sama dengan bentuk singular-nya.

Untuk contoh kasus diatas, uncountable noun yang seharusnya tidak mendapat akhiran -s, -es atau -ies dapat diubah menjadi plural (jamak - dengan mendapatkan akhiran -s, -es atau -ies) ketika yang dirujuk adalah takarannya - bukan esensinya. Contoh: "I want two sugars" yang (secara kontekstual) dapat berarti dua benda yang biasanya digunakan untuk menakar sugar (contoh: sendok teh atau sendok makan); dan "give me two teas" yang dapat berarti dua cangkir, dua gelas atau mungkin dua teko tea (teh).

Selain itu, terdapat pula kasus unik lainnya, seperti berubahnya arti/makna dari plural noun.

Singular Arti Contoh Plural Arti Contoh
Fish Ikan - makhluk hidup air yang bernapas melalui insang Fish breathe through gills Fishes jenis ikan (lebih dari satu) Parrot fish and milkfish are fishes I sell
Water Air - benda cair She drinks water every morning Waters wilayah perairan The waters of the two rivers mingled to form one river
Sugar Gula - pemanis makanan/minuman Sugar refers to sucrose which is made up of glucose and fructose Sugars Jenis gula (glukosa dan fruktosa) Sugars are glucose and fructose
Full-cream milk has around 6 per-cent sugars

Upayakan untuk selalu merujuk pada buku/layanan online jika ingin membuat kalimat dengan noun yang belum jelas apakah termasuk jenis countable atau uncountable.

Irregular Plural Form of Noun

Pada penjelasan diatas, telah diinformasikan bahwa plural noun dapat dibentuk dengan menambahkan akhiran "-s, -es atau -ies" pada singular noun (regular plural form of noun). Selain itu, terdapat pula bentuk perubahan yang tidak mengikuti pola tersebut (irregular plural form of noun), misalnya:

Category Singular Plural
COMMON WORDS child children
person people
man men
woman women
sheep sheep
knife knives
mouse mice
foot feet
goose geese
tooth teeth
ACADEMIC WORDS datum data
medium media
phenomenon phenomena
criterion criteria

Satu kategori lainnya adalah kata 'alumni/lulusan'.

  • alumni: bentuk jamak (plural) dari kelompok 'lulusan' laki-laki atau kelompok 'lulusan' laki-laki dan perempuan
  • alumnus: satu 'ulusan' laki-laki
  • alumna: satu 'lulusan' perempuan
  • alumnae: kelompok 'lulusan' perempuan

Noun yang Selalu Plural (Jamak)

Terdapat pula noun (kata benda) yang selalu plural (jamak). Kata benda ini biasanya berpasangan.

  • jeans
  • scissors
  • sunglasses

Compound Noun

Compound noun merujuk pada kata benda yang disusun dari dua kata benda - misalnya policeman yang tersusun/dibentuk dari police dan man. Terkait aturan penulisan, terdapat 4 jenis aturan penulisan compound noun:

  • closed compound nouns atau solid compound nouns - Digabung menjadi satu kata. Misalnya policeman;
  • open compound nouns - Dipisah. Misalnya grammar book dan teacher education;
  • hyphenated compound nouns - Dihubungkan oleh dash/hypen. Misalnya dining-table dan father-in-law; dan
  • closed/open compound nouns - bisa digabung dan bisa juga pisah. Misalnya: website - web site dan smartphone - smart phone.

Berikut ini aturan pembentukan compound noun.

contoh
noun + noun homework, bedroom, motorcycle, printer cartridge
noun + verb rainfall, haircut
noun + adverb hanger-on, looker-on, passer-by
present participle + noun washing machine, driving licence
verb + adverb lookout, take-off, drawback
adjective + noun greenhouse, software
adjective + verb public speaking
adverb + noun onlooker, bystander
adverb + verb output, overthrow, upturn
phrasal verb make-up, cover-up

CATATAN: Makna dari compound noun terkadang berbeda dengan makna dari kata-kata pembentuknya. Misalnya: greenhouse (ditulis dalam satu kata) berarti tempat memelihara tanaman sementara green house (ditulis dalam dua kata) berarti rumah (yang berwarna) hijau.

Collective Noun

Collective noun (kata benda kolektif) merujuk pada kumpulan orang atau benda yang dianggap sebagai satu-kesatuan (satu unit). Beberapa contoh dari collective noun antara lain: kelompok, grup, band, organisasi, perkumpulan, dll.

Dalam penggunaannya, collective noun dapat disandingkan dengan predikat untuk subjek tunggal atau singular (singular verb & singular form of be) dan dapat pula menggunakan predikat untuk subjek jamak atau plural.

Jika subjek berupa collective noun merujuk pada satu-kesatuan (bertindak atas nama organisasi/kelompok secara bersama-sama), maka predikat untuk subjek singular (tunggal) digunakan.

  1. Group 7 is presenting the research about the use of website as medium of learning
  2. The Beatles is the greatest and the most successful band of the decade
  3. World Health Organization recommends vaccines for people who have not yet contracted Covid-19
  4. Ministry of Education and Culture recommends virtual meeting during this pandemic

Jika collective noun melakukan aksi seara individual, maka gunakan predikat untuk subjek plural (jamak).

  1. Group 7 eat their lunches after presentation
  2. The Beatles are cleaning their musical instruments

Fokus pada contoh pertama dan contoh kelima diatas. Pada contoh pertama, collective noun group 7 melakukan presentasi atas nama kelompok (dalam kasus ini, group 7 sinonim dengan it) sehingga menggunakan predikat untuk subjek singular (tunggal) - dalam hal ini is presenting. Pada contoh keempat, collective noun group 7 melakukan kegiatan (dalam hal ini makan) secara individu (dalam kasus ini, group 7 sinonim dengan they) sehingga digunakan predikat untuk subjek plural (jamak) - dalam hal ini eat.

Gerund (Verbal Noun)

Gerund (sebagian menyebut gerund sebagai verbal noun) adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) dengan akhiran -ing misalnya reading, swimming, writing, dsb. Oleh karena gerund berfungsi sebagai noun (kata benda), maka gerund dapat mengisi posisi subjek dan objek kalimat.

Present Participle Sebagai Contoh Comment
GERUND reading journals is my daily activity subjek - sebagai pelaku dari predikat
She loves reading journal objek - yang dikenai efek dari predikat love
BAGIAN DARI PREDIKAT She is reading a journal menggunakan to be is karena subjeknya she
the students are reading journals menggunakan to be are karena subjeknya the students (they)
MODIFIER She reads interesting journal interesting (yang merupakan present participle) berfungsi menjelaskan atau memberi keterangan yang lebih spesifik ke noun journal → interesting journal

Ciri-ciri dari subjek dan/atau objek kalimat yang diisi oleh gerund adalah dapat diganti dengan personal pronoun tanpa mengubah arti dan makna kalimat.

Present Participle Sebagai Contoh Pengujian Comment Mark
GERUND Reading journals is my daily activity it is my daily activity it = reading journals
She loves reading journal I love it it = reading journal
BAGIAN DARI PREDIKAT She is reading a journal She is it a journal Tidak bermakna
The students are reading journals The students are it journals Tidak bermakna
MODIFIER She reads interesting journal I read it journal Tidak bermakna

TIPS: Present Participle sebagai Gerund vs Present Participle sebagai Modifier

Secara struktural, present participle sebagai gerund terlihat sama dengan present participle sebagai modifier - yakni dibentuk dengan pola "personal pronoun + infinitive + present participle + noun". Untuk membedakan keduanya, ketahui head dari noun phrase-nya.

  • Present Participle sebagai Gerund: She loves reading journal
  • Present Participle sebagai Modifier: She reads interesting journal
Personal Pronoun Infinitive Present Participle Noun
GERUND She loves reading journal
MODIFIER She reads interesting journal

Jika kita analisis secara sintaksis, bagian yang berpotensi membingungkan dari dua kalimat diatas ada pada reading journal dan interesting journal. Untuk dapat membedakan dua poin ini, Anda perlu mengetahui head dari masing-masing frasa. Poin yang ditekankan (head) pada frasa reading journal terletak pada reading-nya sementara poin yang ditekankan (head) pada interesting journal ada pada journal-nya. Gunakan teknik berikut untuk mengetahui head dari frasa.

Question Answer Mark
1 What do you love? reading
What do you love? journal
2 What do you read? journal
What do you read? interesting

Poin ini dibahas pada pembahasan tentang Present Participle

Adjective sebagai Noun

Adjective juga terkadang dapat berfungsi sebagai noun (kata benda), misalnya dalam contoh berikut.

  • Black is my favourite color
  • There are some opportunities for the unemployed to get their job back
  • Some people predicted the old will win

Adjectival Noun, Noun Modifier & Attributive Noun

Teacher education is a leading issue in education research, and creativity has been targeted as an important goal in teacher education. This study investigated little-c creativity in first-year preservice teacher candidates, as manifested in their yearlong fieldwork. It was designed as a qualitative empirical study. Three major themes related to the candidates’ creativity and the components that fostered it were revealed. The first was the process the candidates underwent to construct and implement their initiatives; the second was related to the process that the candidates underwent as they transitioned from feelings of chaos to creativity; and the third was the candidates’ interpersonal relationships. We conclude that preservice teacher education should provide unique experiences that foster creativity. 1

Noun dapat juga berfungsi sebagai penjelas (modifier) untuk noun lainnya. Misalnya pada contoh kalimat pertama dari abstrak diatas - teacher education.

Pada kalimat pertama dalam abstrak diatas, teacher merupakan noun yang memberi sifat kepada noun education. Noun jenis tersebut dikenal dengan istilah adjectival noun/noun modifier/attributive noun.

CATATATN: Seluruh bahasa di dunia dapat dibagi kedalam dua jenis berdasarkan letak head-nya - head-initial language dan head-final language. Bahasa Inggris merupakan jenis bahasa dengan karakter head-final language dimana head atau inti diletakkan dibelakang. Berbeda dengan bahasa Indonesia yang merupakan head-initial language dimana head atau inti ditempatkan didepan.

head modifier arti rujukan
1. teacher (n) education (n) pendidikan guru pendidikan untuk guru - bukan untuk dosen, tentara, polisi, dsb.
2. education (n) teacher (n) guru pendidikan guru yang mengajar tentang pendidikan

Untuk contoh yang lebih sederhana, perhatikan tabel berikut.

head modifier makna
1. kuda pacuan kuda yang khusus digunakan dalam lomba balap kuda
2. pacuan kuda perlombaan balap kuda

Contoh lainnya dapat dilihat pada kalimat kedua dari abstrak diatas - preservice teacher candidates. Pada contoh tersebut, preservice berfungsi untuk memberi penjelasan pada teacher, dan preservice teacher memberi penjelasan pada candidates.

Noun Phrase

Noun phrase (frasa kata benda) merujuk pada kumpulan kata yang berfungsi layaknya noun (kata benda); yakni dapat menjadi subjek, objek dan komplemen dalam kalimat.

Kata yang dicetak miring adalah modifier sementara kata yang dicetak tebal adalah head.

  1. the intervention appeared to improve both their analysis of document-based discussion facilitation and their enactment of the practice.

Pada contoh diatas, the merupakan modifier yang me-modify intervention sebagai head. Secara definitif, the intervention merupakan kumpulan kata (lebih dari satu kata) yang berfungsi sebagai noun. Dikatakan sebagai modifier karena ia memodifikasi arti/makna dari noun dibelakangnya.

  • Intervention = intervensi secara umum
  • The intervention = intervensi yang telah tentu atau telah diketahui bersama (definite)
  1. Based on a combination of empirical data and insights from the literature, a conceptual framework was established for the identity of beginning science teachers with regard to practical work, which includes five aspects: personal characteristics, interactions with others, interactions with institutions, beliefs, and agency.

Pada contoh diatas, a merupakan modifier yang me-modify framework sebagai head. Selain itu, head framework juga di-modify oleh adjective conceptual.

  • Framework = kerangka kerja secara umum
  • A framework = sebuah kerangka kerja

NOTE: Pembahasan tentang noun phrase diulas lebih detail pada Lesson yang berjudul "Phrase"

Noun Clause

Noun clause (klausa kata benda) merujuk pada kumpulan kata (yang memiliki subect dan verb) yang berperan sebagai noun. Berikut beberapa contohnya yang disadur dari abstrak jurnal ilmiah.

  1. Results indicated that the lesson study process supported teacher noticing of student mathematical thinking as the preservice teacher engaged in planning, teaching, and reflecting on the lessons.
  2. The findings reveal that the reflective space afforded to students through the capstone enabled the students to discern a junction between theoretical principles from graduate courses and practical application.

Salah satu ciri dari noun clause adalah dapat diganti dengan pronoun.

Perhatikan contoh-contoh diatas. Semua yang dicetak tebal (noun clause) dapat diganti dengan jenis pronoun yang sesuai. Jika posisinya sebagai subjek berjenis jamak (plural), maka dapat diganti dengan subjective pronoun "they", jika posisinya sebagai subjek berjenis tunggal (singular), maka dapat diganti dengan subjective pronoun yang sesuai; misalnya it, jika posisinya sebagai objek, maka dapat diganti dengan objective pronoun. (Materi tentang Pronoun dapat dibaca pada Lesson yang berjudul "Pronoun").

  1. Results indicated it. (it = that the lesson study process supported teacher noticing of student mathematical thinking as the preservice teacher engaged in planning, teaching, and reflecting on the lessons).
  2. The findings reveal it. (it = that the reflective space afforded to students through the capstone enabled the students to discern a junction between theoretical principles from graduate courses and practical application).

NOTE: Pembahasan tentang noun clause diulas lebih detail pada Lesson yang berjudul "Clause"


  1. Creativity Promotion in an Excellence Program for Preservice Teacher Candidates by Yael Kimhi & Leiky Geronik ↩︎