Linking Verb

Linking verb - juga dikenal dengan istilah "being verb" - merujuk kepada kata kerja (verb) yang menyatakan keadaan (state of being) dari subjek kalimat (pronoun, noun atau noun phrase).

Linking verb meliputi:

  • Be verb [was, were, am, are, is]
  • Sensory/sense verb [look, sound, smell, taste, feel]
  • Other [remain, seem, appear, stay]

Be Verb

"Be verb" memiliki 8 bentuk yang meliputi:

PAST was
were
PRESENT am
are
is
FUTURE be
PRESENT PARTICIPLE being
PAST PARTICIPLE been

"Be" digunakan dalam:

  1. jenis kalimat nominal - yakni jenis kalimat yang predikatnya bukan berupa verb (kata kerja)
  2. kalimat dalam tense past, present dan future dengan aspect continuous
  3. kalimat verbal pasif

"be" dalam Nominal Sentence

Dalam kalimat nominal (jenis kalimat yang predikatnya bukan berupa verb), "be" dapat diikuti oleh (1) adjective (kata sifat); (2) noun (kata benda) & noun phrase (frasa kata benda); (3) adjective + noun; (4) adverb + adjective + noun; dan (5) adverb + adverb + adjective + noun.

Penggunaan "be" terikat atau tergantung pada person & tense (bentuk waktu).

Contoh Pola & Fungsi
She was student "Be" berjenis past (was) menghubungkan subjek she dengan noun student Kalimat ini bermakna bahwa she bukan lagi student (karena menggunakan "be" berjenis past - dalam hal ini was).
She was a student "Be" berjenis past (was) menghubungkan subjek she dengan noun phrase a student Kalimat ini bermakna bahwa she bukan lagi a student (karena menggunakan "be" berjenis past - dalam hal ini was).
He is also a student "Be" berjenis present (is) yang menghubungkan subjek he dengan noun phrase a student. Contoh kalimat ini bermakna bahwa he masih a student. Kalimat ini juga mencontohkan keberadaan also sebagai adverb yang dapat berada diantara "be" dengan noun (kata benda)/noun phrase (frasa kata benda) dan/atau adjective (kata sifat).
She is beautiful "Be" berjenis present yang menghubungkan subjek she dengan adjective (kata sifat) beautiful.
They will be teachers "Be" dalam konteks waktu future (ditandai dengan penggunaan will yang diikuti be) yang menghubungkan subjek they dengan noun teachers. Kalimat ini bermakna bahwa saat ini subjek they belum menjadi teachers tapi diprediksi they akan menjadi teachers suatu saat nanti (di masa depan).
They were smart students Pola "be (were) + adjective (smart) + noun (students)".
We are very smart students Pola "be (are) + adverb (very) + adjective (smart) + noun (students)".
He is very very smart students Pola "be (is) + adverb (very) + adverb (very) + adjective (smart) + noun (students)".

Berikut contoh pola kalimat nominal yang ditemukan dalam abstrak jurnal.

  • However, a key outcome was teachers’ depictions of the struggle between ideals and reality with the effect that teachers were not always provided with favourable conditions for school lunch interactions.
  • Japanese lesson study (LS) is a professional development (PD) approach in which teachers collaboratively plan a lesson, observe it being taught and then discuss what they have learned.
  • Faculty were resilient to the changes in teaching delivery models of remote/online education that were imminent.
  • As we respond to the emergent needs within university and school communities, social-emotional wellness, connection, ‘being apart together,’ engagement, and support for vulnerable students and those with exceptionalities, are currently the most important considerations.

"be": Nominal Sentence vs Passive Sentence

Berdasarkan pemaparan diatas, diketahui bahwa "be" dapat diikuti oleh (1) adjective (kata sifat); (2) noun (kata benda); (3) adjective + noun; (4) adverb + adjective + noun; dan (5) adverb + adverb + adjective + noun dalam kalimat nominal. Namun perlu diketahui bahwa fungsi "be" tidak mutlak digunakan hanya dalam kalimat nominal saja. "Be" juga digunakan dalam kalimat pasif (passive sentence/voice). Untuk membedakan fungsi "be" dalam kedua jenis kalimat tersebut, perhatikan kelas kata yang mengikuti "be".

Jika "be" diikuti oleh adjective (kata sifat); noun (kata benda); adjective + noun, adverb + adjective + noun; atau adverb + adverb + adjective + noun, maka kalimat tersebut merupakan kalimat nominal. Sedangkan jika "be" diikuti oleh past participle, maka kalimat tersebut merupakan passive sentence/voice.

Untuk lebih memahami penggunaan "be" dalam passive sentence/voice, baca Lesson yang berjudul Active & Passive Sentence.

"be": Nominal Sentence vs Continuous Aspect (Tense)

Seperti layaknya cara membedakan "be" dalam kalimat nominal dengan "be" dalam passive sentence/voice, fungsi "be" dalam continuous aspect juga dapat dideteksi dari jenis kata yang mengikuti "be". "Be" dalam continuous aspect diikuti oleh present participle (verb yang berakhiran "-ing") yang bermakna bahwa predikat yang dimaksud masih sedang terjadi atau sedang dalam proses saat dibicarakan.

Contoh Makna
He was teaching English when I called him Dia masih sedang mengajar bahasa Inggris
I am reading journal Saya sedang membaca jurnal
They will be presenting their topic tomorrow at 9 o'clock Besok pukul 9, mereka akan sedang (dalam proses) mempresentasikan topik mereka

Untuk lebih memahami penggunaan "be" dalam continuous aspect (tense), baca Lesson yang berjudul Tense & Aspect.

Sensory/Sense Verb

Jenis verb ini digunakan untuk menggambarkan ide tentang sensori manusia, antara lain: (1) sight (penglihatan); (2) hearing (pendengaran); (3) smell (penciuman); (4) touch (sentuhan/raba) dan (5) taste (rasa).

Berbeda dengan verb (kata kerja) lainnya yang dapat di-modify atau diterangkan oleh adverb, sensory verb atau sense verb di-modify oleh adjective karena jenis kata kerja ini berfungsi atau digunakan untuk menggambarkan perasaan atau keadaan seseorang atau sesuatu.

  • The ice cream smells delicious ✅
  • The ice cream smells deliciously ❌
  • You look beautiful ✅
  • You look beautifully ❌

Tabel berikut ini menjelaskan perbedaan regular verb dan sensory/sense verb.

Regular Verb She looked at me kindly Adverb "kindly" menerangkan verb "looked" Cara menatapnya ramah
Sensory Verb She looked beautiful Adjective "beautiful" menerangkan keadaan "she" Dia (she) terlihat cantik