Clause

Berikut ini pembahasan tentang clause.

Clause (klausa) merupakan kelompok kata bermakna yang terdiri dari subject dan predicate.

Clause, berdasarkan fungsinya didalam kalimat, dapat diklasifikasi kedalam independent clause (main clause) dan dependent clause (sub-ordinate clause). Pada intinya, baik main clause maupun sub-ordinate clause harus mengandung subject dan predicate.

Main Clause (Independent Clause)

Main clause merujuk pada kelompok kata (yang mengandung subject dan predicate) yang bermakna utuh jika berdiri sendiri. Oleh karena klausa ini dapat berdiri sendiri, maka disebut juga sebagai independent clause. Didalam bahasa Indonesia, jenis klausa ini dikenal dengan istilah induk kalimat.

  • He went to the library
    • Subject: He
    • Predicate: went
  • She found a wallet
    • Subject: He
    • Predicate: found

Pernyataan diatas dikatakan sebagai main clause atau independent clause karena telah bermakna utuh - maknanya tidak menggantung. "He went to the library" dan "She found a wallet" telah mengandung subject (masing-masing: he dan she) dan predicate (masing-masing: went dan found).

Sub-ordinate Clause (Dependent Clause)

Sebaliknya, subordinate clause merujuk kepada kelompok kata (yang mengandung subject dan predicate) yang tidak memiliki bermakna utuh jika berdiri sendiri. Oleh karena subordinate clause tidak dapat berdiri sendiri, maka disebut juga sebagai dependent clause. Didalam bahasa Indonesia, jenis klausa ini dikenal dengan istilah anak kalimat.

  • Because she should learn English there (Karena dia harus belajar bahasa Inggris disana)
    • Subject: She
    • Predicate: (should) learn
  • Yesterday morning when she met me in the library (Kemarin pagi waktu dia menemui saya di perpustakaan)
    • Subject: She
    • Predicate: met

Dua pernyataan diatas telah memiliki subject dan predicate. Olehnya dua pernyataan tersebut telah memenuhi syarat untuk dikatakan sebagai sebuah clause. Namun, karena makna kedua pernyataan tersebut masih menggantung dan belum utuh, keduanya diklasifikasikan sebagai sub-ordinate clause.

  • Karena dia harus belajar bahasa Inggris disana
  • Kemarin pagi saat dia menemui saya di perpustakaan

Disini, kita belum mendapatkan inti dari dua pernyataan diatas. Agar sub-ordinate clause atau dependent clause memiliki makna, maka sub-ordinate clause atau dependent clause harus dipasangkan atau disandingkan dengan main clause atau independent clause.

  • He went to the library because he should learn English there
  • She found a wallet yesterday morning when she met her in the library

Sub-ordinate clause biasanya dimulai dengan sub-ordinate conjunction atau relative pronoun.

Sub-ordinate Conjunction

after although as as if as long as as soon as as though because
before even if even though how if in case in order that insofar as just as
no matter how now that once provided that rather than since so that than
that though till unless until when whenever where
whereas wherever whether while why

Relative Pronoun

that which whichever
who whoever whom
whose whosever whomever

Berdasarkan fungsinya, sub-ordinate clause dapat diklasifikasi kedalam beberapa jenis.

Noun Clause (Nominal Clause)

Noun clause merujuk pada kelompok kata sebagai dependent clause yang mengandung subject dan predicate dan berfungsi layaknya noun (kata benda). Oleh karena fungsinya serupa dengan noun, maka noun clause dapat mengisi posisi subject dan/atau object dalam klausa utama (main clause).

Noun clause biasanya berawalan interrogative pronoun "what", "when", "where", "who", "why" dan "how" beserta turunannya (misalnya whatever, what time, what kind, whenever, wherever, whoever, dst.); "if"; "whether", "which" ("whichever") atau "that".

  • I do not know where she goes
  • I will give it back to you if you say sorry
  • I'm wondering whether I should take it or not
  • He is certain that he lost his book

Dalam penggunaannya, seperti layaknya noun, noun clause dapat menempati posisi subject, object dan complement dalam kalimat. Selain itu, perlu diingat bahwa interrogative pronoun dan relative pronoun dapat menjadi subject dan/atau object kalimat jika tidak terdapat subject dan/atau object (lihat contoh no. 2 dibawah).

Noun Clause as Example (in bold) Noun Clause Converted Comment
1. SUBJECT What I gave was a gift It was a gift Noun clause "what I gave" terdiri dari subject "I" dan predicate "gave". Dalam contoh ini, noun clause tersebut menjadi subjek kalimat untuk predikat "was"
2. SUBJECT COMPLEMENT A gift is what is given sincerely A gift is it Noun clause "what is given sincerely" terdiri dari subject "what" dan predicate "is". Dalam contoh ini, noun clause tersebut menjadi objek kalimat untuk predikat "is"
3. DIRECT OBJECT I will tell what you have told me to her I will tell it/them to her
4. INDIRECT OBJECT I will tell her what you have told me I will tell her your message/messages
5. SUBJECT & OBJECT What you give is what you get It/this is it

Berikut ini contoh yang dikutip dari abstrak jurnal.

  • In an attempt to better understand how teacher educators perceive of their work task, interviews were conducted with twelve Early Childhood teacher educators at a Swedish University.

Adjective Clause (Relative Clause)

Adjective clause merujuk pada kelompok kata sebagai dependent clause yang mengandung subject dan predikat dan berfungsi sebagai adjective. Seperti layaknya adjective yang berfungsi untuk menjelaskan pronoun, noun dan noun phrase; adjective clause atau relative clause juga berfungsi untuk menjelaskan pronoun, noun dan noun phrase.

Adjective clause atau relative clause biasanya diawali dengan relative pronoun dan relative adverb.

Relative Pronoun that, which, who, whom, whose
Relative Adverb where, when, why,

NOTE: Clause selalu mengandung subject dan predicate. Jika subject tidak ditemukan, relative pronoun dan relative adverb dapat menjadi subject-nya. Misal: "The students that lead this discussion is my neighbour". Dalam clause tersebut, "that" berposisi sebagai subject dari predicate "leads".

Rel. Pron. Fungsi Contoh Comment
Who Digunakan untuk orang sebagai subjek The man who was teaching is my English lecturer who was teaching merujuk kepada subjek "the man" yang merupakan noun phrase
Whom Digunakan untuk orang sebagai objek I met the woman whom I respect whom I respect merujuk pada objek "the woman" yang berupa noun phrase
Whose Digunakan untuk benda milik orang He apologized to the student whose book got stolen book got stolen merupakan benda milik "the student" yang berupa noun phrase
Which Merujuk pada benda It is the book which I bought last week which merujuk kepada "the book" (benda)
That Dapat merujuk pada orang dan benda The students that lead this discussion is my neighbour that merujuk kepada "the students" (orang) yang berupa noun phrase
I give the book that I bought last week to her that merujuk pada "the book" (benda) yang berupa noun phrase

Berikut ini beberapa contoh yang dikutip dari abstrak jurnal.

  1. This exploration is conducted through a qualitative study of Greek-Cypriot primary and secondary school teachers who participated in a peace education program.
  2. Statements that describe what can be seen or heard in the video.
  3. Statement that point out that something cannot be seen or heard, such as people or activities not captured by the camera.
  4. Statements that positively evaluate the teacher, his actions or intentions.

Pada contoh diatas, sub-ordinate "who participated in a peace education program" menjelaskan atau merujuk pada subject dari sub-ordinate clause "teachers". Pola tersebut menggambarkan adjective clause/relative clause - yakni sub-ordinate clause yang diawali oleh relative pronoun dan diikuti oleh predicate yang berfungsi seperti layaknya adjective - yakni untuk memberi sifat kepada pronoun, noun atau noun phrase.

Reduced Relative Clause

Relative clause bisa saja muncul dalam bentuk yang lebih ringkas. Bentuk relative clause ini dikenal dengan istilah "reduced relative clause". Reduced relative clause digunakan untuk menyingkat/memperpendek struktur clause dengan tidak mengubah arti dan makna clause itu sendiri.

Reduced Relative Clause Alasan
Students who are studying English are all in classroom Students studying English are all in classroom (1) "Students who are studying English" merupakan sub-ordinate clause; (2) "Who are studying English" menjelaskan subject dari sub-ordinate clause - dalam hal ini "students".
Lesson which is learned right now is English Lesson learned right now is English (1) "Lesson which is learned" merupakan sub-ordinate clause dimana verb "is learned" tidak berfungsi sebagai main verb dari kalimat (main verb kalimat ini adalah "is"); (2) "Which is learned" berfungsi untuk menjelaskan subject dari sub-ordinate clause - dalam hal ini "lesson".
Teachers who emphasize knowledge acquisition utilize assessments in their classes more frequently; those who prioritize critical thinking and argumentation are comparatively more likely to use civically stimulating pedagogy. Teachers emphasizing knowledge acquisition utilize assessments in their classes more frequently; those who prioritize critical thinking and argumentation are comparatively more likely to use civically stimulating pedagogy. (1) "Teachers who emphasize" merupakan sub-ordinate clause dimana verb "emphasize" tidak berfungsi sebagai main verb dari kalimat (main verb kalimat ini adalah "utilize"); (2) "Who emphasize" berfungsi untuk menjelaskan subject dari sub-ordinate clause - dalam hal ini "teachers".

Dalam contoh diatas, dijelaskan bahwa reduced relative clause diaplikasikan pada sub-ordinate clause. Artinya bahwa reduced relative clause hanya dapat diaplikasikan pada verb yang bukan merupakan main verb of the sentence (kata kerja utama dari kalimat).

Berikut ini contoh reduced relative clause yang disadur dari jurnal ilmiah.

  • We selected the two video clips showing the largest variety of dimensions of CM (classroom management).
  • The intervention included a workshop supplemented by specially-developed learning resources

NOTE: Pemilihan reduksi ke past participle atau present participle dilakukan dengan cara melihat makna/konteks dari verb. Jika berupa active verb (biasanya artinya berawalan me-) maka verb tersebut diubah ke present participle. Namun jika berupa passive verb (biasanya artinya berawalan di- atau ter-) maka verb tersebut diubah ke past participle.

Contoh: verb "show" (konteks present) atau "showed" (konteks past) menjadi "video clips showing" jika bermakna "video clips yang menunjukkan sesuatu" dan menjadi "video clips showed" jika bermakna "video clips yang ditunjukkan kepada seseorang". Perhatikan contoh berikut.

  • The lecturer explained video showing how to learn academic English to the students ⮕ Dosen menjelaskan konten video yang menunjukkan cara belajar bahasa Inggris akademik kepada mahasiswa(i).
  • The lecturer discussed video showed to students with the Dean ⮕ Dosen membahas tentang video yang ditunjukkan kepada mahasiswa(i) kepada Dekan.
Tipe Reduced Relative Clause
Type Relative Clause Reduced Relative Clause Example
1. Adjective Student who is smart Smart student Smart student is learning English
2. Adjective Phrase Person who is responsible for Person responsible for Person responsible for teaching is known as lecturer
3. Past Participle Students who were sent abroad Students sent abroad Students sent abroad are now here
4. Present Participle Lecturers who are teaching English Lecturers teaching English Lecturers teaching English are called by the Dean
5. Prepositional Phrase Books that were on the table Books on the table Books on the table are now under the table

Restrictive Relative Clause

Restrictive relative clause (juga dikenal sebagai defining sub-ordinate clause) berfungsi untuk memberi informasi kepada pronoun, noun atau noun phrase. Dalam penggunaannya, digunakan "that" atau "who" untuk merujuk kepada orang/manusia. Selanjutnya, restrictive relative clause tidak menggunakan atau tidak memisahkan clause dengan menggunakan tanda koma (",").

  • Students who study hard will pass the exam

Contoh diatas ditulis dalam satu baris tanpa koma karena clause "who study hard" bukanlah merupakan "informasi ekstra" meskipun fungsinya adalah untuk memperjelas subject berupa noun "students". Oleh karena itu, baris diatas disebut dengan restrictive relative clause.

Comment
Students who study hard Baris ini belum memenuhi unsur semagai main clause karena tidak mengandung main predicate. "Study" bukanlah main predicate karena arti dari baris tersebut adalah "Mahasiswa(i) yang belajar keras". Baris tersebut baru berupa subjek kalimat (berupa defining relative clause) yang masih membutuhkan main predicate.
Students will pass the exam Baris ini telah memenuhi unsur sebuah clause (klausa) dan telah dapat dikatakan sebagai sebuah sentence (kalimat) karena telah terdiri dari subject "students" dan main predicate "will pass". Dalam kaitannya dengan pembahasan tentang clause, baris tersebut berjenis noun clause - kumpulan kata yang memiliki subject dan predicate.
Students who study hard will pass the exam Baris "who study hard" pada kalimat ini merupakan contoh restrictive relative clause.

Non-Restrictive Relative Clause

Non-restrictive relative clause (juga dikenal sebagai non-defining sub-ordinate clause) berfungsi untuk memberikan "informasi ekstra" kepada pronoun, noun atau noun phrase sebelum tanda koma (","). Dalam penggunaannya, "that" tidak dapat digunakan sebagai relative pronoun.

  • Main Information: My friends went to Sulawesi Barat to help victims of the earthquake
  • Extra Information: My friends are also students
    • Non-Restrictive Relative Clause: My friends, who are also students, went to Sulawesi Barat to help victims of the earthquake

Pada contoh diatas, clause yang berada diantara dua tanda koma (", .......,") memperjelas atau memberi informasi ekstra kepada subject berupa noun phrase "My friend".

  • Main Information: I learn English grammar through website
  • Extra Information: Learning English grammar through website is fun
    • Non-Restrictive Relative Clause: I learn English grammar through website, which is fun

Restrictive Relative Clause VS Non-Restrictive Relative Clause: Untuk lebih memahami kedua jenis relative clause yang dijelaskan pada sub-judul ini, bandingkan rujukan dari baris tercetak tebal pada contoh kalimat berikut!

  • Restrictive Relative Clause: The river that flows through Jalan Urip Sumoharjo is murky
  • Non-Restrictive Relative Clause: Tallo river, which flows through Jalan Urip Sumoharjo, is murky

Adverb Clause (Adverbial Clause)

Adverbial clause merupaka kumpulan kata yang mengandung subject serta predicate dan berfungsi sebagai adverb.

Adverbial Clause of Market
Time before, after, while, as soon as, when, since, until
Condition if, unless
Purpose in order to, so that
Reason because, since, as
Concession although, though, even though, while, whereas
  • You should learn harder before you take the exam
  • I will go if you go
  • In order to achieve the target, we should prepare everything
  • We should learn because we are students
  • We should always learn although we do not have sufficient resources

NOTE: Dependent adverbial clause dapat mendahului independent clause. Misal: "Before you take the exam, you should learn harder" dan " "If you go, I will go"

Berikut ini beberapa contoh adverb clause yang dikutip dari abstrak jurnal.

  • The qualitative analysis suggests that experience acquired by SCTs before they start teaching provides a repertoire of helpful strategies, thus improving their ability to cope with stressful experiences1.
  • We conclude that, if organized properly, Lesson Study has enormous potential to facilitate changes of teachers’ educational beliefs: from direct transmission beliefs toward constructivist beliefs, from restricted professionals’ beliefs toward reflective practitioner beliefs and attitudes, toward beliefs in the power of student’s voice, and collaboration2.
  • Such policies may simply result in a ‘tick box’ exercise. In order to address such inequalities, issues of diversity and equality must be embedded within the cultural organisation of institutions which are identified in key objectives resulting in real outcomes and practice3.
  • However, it is disputable whether rankings can contribute to the quality assurance of higher education institutions4.
  • Despite being rated as near-native, the teachers with transnational experience still undervalued their English proficiency, possibly because they compared their proficiency to that of native speakers5.
  • Although teachers were well informed about the principles of cooperative learning, they only knew a few methods to implement cooperative learning in class6.

  1. First steps in a second career: characteristics of the transition to the teaching profession among novice teachers by Smadar Bar-Tal, Nurit Chamo, Drorit Ram, Zohar Snapir & Itzhak Gilat ↩︎

  2. Teachers’ educational beliefs change through lesson study: implications for school culture by Olga Khokhotva & Iciar Elexpuru Albizuri ↩︎

  3. Gender, ethnicity and career progression in UK higher education: a case study analysis by Kalwant Bhopal ↩︎

  4. Can ranking contribute to the quality assurance of higher education? An examination of the Chinese Disciplinary Ranking by Shuiyun Liu ↩︎

  5. “I may sound like a native speaker…but I’m not”: identities of Korean English teachers with border-crossing experience by Mun Woo Lee & Sung Yeon Kim ↩︎

  6. Cooperative learning as an evidence-based teaching strategy: what teachers know, believe, and how they use it by Anna Abramczyk & Susanne Jurkowski ↩︎