Active & Passive Sentence

Seperti halnya dalam bahasa Indonesia, berdasarkan subjeknya - bahasa Inggris juga mengenal istilah kalimat aktif dan kalimat pasif. Berikut ini penjelasan, formula dan contoh-contohnya.

Active sencence (active voice) atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah kalimat aktif merupakan jenis kalimat yang subjeknya ‘melakukan/mengerjakan’ predikat. Pada umumnya, predikat dari kalimat aktif berupa kata kerja dasar atau kata kerja berawalan ‘me_’.

Passive sentence (passive voice) atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah kalimat pasif merupakan jenis kalimat yang subjeknya dikenai perbuatan/tindakan dari predikat. Jenis kalimat ini dicirikan dari predikat yang biasanya berawalan ‘di’ atau ‘*ter*’. Beberapa menjelaskan bahwa dalam kalimat pasif, objek pada kalimat aktif berada atau diletakkan didepan kalimat. Dengan kata lain, untuk membentuk kalimat pasif, objek pada kalimat aktif harus ditempatkan didepan kalimat (sebelum predikat) dan predikatnya mendapatkan awalan ‘di’ atau ‘*ter*’.

Untuk lebih jelasnya, simak perbedaan antara kalimat aktif dengan kalimat pasif pada tabel berikut.

Example Explanation
ACTIVE I learn English in classroom ‘I’ merupakan pelaku yang mengerjakan ‘learn’
My uncle repairs my car ‘My uncle’ merupakan pelaku yang mengerjakan ‘repair’
PASSIVE English is learned by my friend ‘English’ dipelajari oleh temanku
My car is repaired by my uncle ‘My car’ diperbaiki oleh pamanku

Formula

Kalimat pasif dalam bahasa Inggris dicirikan dengan penggunaan be yang diikuti oleh past participle (V3).

Be dalam hal ini dapat berupa to be - ‘am/are/is’, ‘was/were’, atau ‘be’ - yang pemilihannya didasarkan pada subjek dan bentuk waktunya. Berikut beberapa contoh dan masing-masing penjelasannya.

Context Example Explanation
PRESENT English is learned by my friend Menggunakan ‘is’ karena tunggal & dalam konteks sekarang
My books are borrowed by my friend Menggunakan ‘are’ karena jamak & dalam konteks sekarang
PAST English was learned by my friend Menggunakan ‘was’ karena tunggal & dalam konteks lampau
My books were borrowed by my friend Menggunakan ‘were’ karena jamak & dalam konteks lampau
FUTURE English will be learned by my friend Menggunakan ‘be’ karena didahului will
My books will be borrowed by my friend Dalam konteks future (will), tunggal dan jamak tidak berpengaruh