Perangkat Audio untuk Pertemuan Daring

Sejak Covid-19 diumumkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO), penyelenggaraan pendidikan dilangsungkan secara daring. Diprediksi, pertemuan daring masih akan menjadi trend pasca-pandemi. Pada artikel ini diulas tentang beberapa perangkat audio untuk kebutuhan pertemuan daring dan/atau pembuatan konten edukasi.

Secara teknis, perangkat seperti laptop, gawai, dan tablet telah dilengkapi dengan perangkat audio. Namun kualitas audio dari perangkat-perangkat tersebut tentu tidak bisa diandalkan. Jika audio adalah poin yang penting bagi Anda, maka artikel ini wajib Anda baca.

Berikut ini rangkuman dari masing-masing perangkat.

  • Fitur: Kemerlimpahan fitur. Semakin tinggi semakin baik.
  • Ekonomis: Semakin tinggi semakin ekonomis.
  • Portabilitas: Kemudahan dibawa bepergian. Semakin tinggi semakin baik.
  • Antarmuka: Kemudahan penggunaan. Semakin tinggi semakin baik.
{
    "type": "bar",
    "data": {
      "labels": ["Zoom F3", "Zoom Ams Series", "Tascam Portacapture X8", "Focusrite Vocaster", "RODE Wireless Go II"],
      "datasets": [
        {
          "label": "Fitur",
          "backgroundColor": "rgba(245, 40, 145, 0.3)",
          "data": [
          "4.5",
          "5",
          "5",
          "4.5",
          "3.5"
          ]
        }, {
          "label": "Ekonomis",
          "backgroundColor": "rgba(5, 0, 255, 0.3)",
          "data": [
          "1.5",
          "5",
          "1.5",
          "1",
          "1"
          ]
        }, {
          "label": "Portabilitas",
          "backgroundColor": "rgba(97, 194, 12, 0.3)",
          "data": [
          "4.5",
          "4.5",
          "4.5",
          "4.5",
          "5"
          ]
        }, {
          "label": "Antarmuka",
          "backgroundColor": "rgba(255, 0, 0, 0.3)",
          "data": [
          "4",
          "4.5",
          "4",
          "5",
          "5"
          ]
        }
      ]
    },
    "options": {
      "title": {
        "display": true,
        "text": "Perangkat Audio untuk Pertemuan Daring"
      },
      "scales": {"yAxes": [{"ticks": {"beginAtZero": true}}]
        }
    }
}

Catatan: List harga yang ditampilkan berikut ini adalah update harga bulan Agustus tahun 2022.

Zoom F3 (Rp. 4.6xx.xxx)

Zoom Corporation memperkenalkan seri Zoom F3 pada awal tahun 2022. Perangkat ini memiliki 2 input berjenis XLR yang menandakan bahwa Zoom F3 dibuat khusus untuk koneksi mikrofon.

Zoom F3: Kelebihan

  • Disertai fitur 32-bit float.
  • Bahan plastik dengan metal pada bagian sisinya.

Zoom F3: Kekurangan

  • Harga yang tergolong kurang ramah dikantong.

Zoom AMS-22 (Rp. 1.3xx.xxx), Zoom AMS-24 (Rp. 1.9xx.xxx), & Zoom AMS-44 (Rp. 2.7xx.xxx)

Pada kuartal pertama tahun 2022, Zoom Corporation merilis Zoom AMS series yang terdiri dari Zoom AMS-22, Zoom AMS-24, dan Zoom AMS-44 yang masing-masing (secara berurutan) dibekali dengan 2 input & 2 output, 2 input & 4 output, dan 4 input & 4 output.

Meskipun secara teknis Zoom AMS series tidak ditujukan secara eksklusif untuk para edukator, namun kapabilitasnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan belajar-mengajar daring.

Zoom AMS series secara khusus ditujukan untuk para musisi untuk kebutuhan streaming.

Zoom AMS series: Kelebihan

  • Dapat dikoneksikan ke berbagai jenis perangkat meliputi laptop/PC, gawai, dan tablet.
  • Dibekali dengan port tipe C untuk daya eksternal sehingga tidak mengkonsumsi daya dari perangkat laptop/PC, gawai, atau tablet.
  • Dapat ditenagai dengan 2 buah baterai AA.
  • Equivalent input noise (EIN) yang tergolong bagus - yakni sebesar -120 dBA - untuk streaming dan rekaman konten edukasi (voice over, podcast, dll).

Zoom AMS series: Kekurangan

  • Berbahan plastik yang agak ringkih.

Focusrite Vocaster One (Rp. 5.3xx.xxx) & Focusrite Vocaster Two (Rp. 7.6xx.xxx)

Focusrite, perusahaan yang fokus pada bidang audio asal Australia, memperkenalkan Focusrite Vocaster one dan Focusrite Vocaster Two pada triwulan pertama tahun 2022.

Focusrite Vocaster: Kelebihan

  • Mendukung auto-gain level untuk input suara.
  • Berbahan plastik yang kokoh.
  • Disertai perangkat lunak.

Focusrite Vocaster: Kekurangan

  • Harga yang tergolong mahal.

RODE Wireless Go II Single Transmitter (Rp. 2.9xx.xxx) & RODE Wireless Go II Dual Transmitter (Rp. 4.9xx.xxx)

RODE Wireless Go II sebenarnya tidak masuk dalam kategori audio interface namun perangkat ini memiliki kemampuan untuk digunakan sebagai audio interface.

RODE Wireless Go II: Kelebihan

  • Mengusung wireless system yang memungkinkan koneksi tanpa kabel. Meskipun demikian, Anda masih membutuhkan kabel (tipe C atau 3.5mm) untuk mendengarkan suara dari audiens.
  • Ukuran yang sangat kompak.
  • Mendukung penggunaan mikrofon eksternal melalui koneksi 3.5mm.
  • Disertai dengan perangkat lunak yang tersedia secara cuma-cuma dan tersedia untuk berbagai jenis sistem operasi.

RODE Wireless Go II: Kekurangan

  • Dibekali dengan baterai tanam. Degradasi tenaga mungkin terjadi seiring berjalannya waktu.
  • Pengisian daya untuk tipe dual transmitter dan 1 receiver membutuhkan 3 kabel tipe C; sementara untuk single transmitter dan 1 receiver membutuhkan dua kabel USB tipe C.
  • Semua unit (trasmitter dan receiver) terbuat dari plastik yang ringkih. Selain itu, unit direkatkan menggunakan lem.
  • Pengaturan dilakukan melalui sistem-antarmuka.